Program S1 Teknik Industri secara institusi menyiapkan lulusan S1 dengan kompetensi sebagai berikut:

  1. merancang sistem produksi yang efektif, efisien dan produktif, serta mempertimbangkan aspek K3 pada industri kemaritiman, logistik dan transportasi;
  2. merancang sistem perusahaan yang fleksibel dan adaptif pada industri kemaritiman, logistik dan transportasi; serta
  3. memiliki wawasan kewirausahaan berbasis teknologi informasi.

Berdasarkan kompetensi yang dimiliki, lulusan program studi S1 Teknik Industri Lulusan program studi S1 Teknik Industri dapat bekerja pada berbagai sektor, karena objek kajian yang dibahas adalah pada sistem terintegrasi (meliputi manusia,material, peralatan, energi dan informasi) yang tersedia di berbagai sektor industri, seperti: Industri teknologi informasi dan komunikasi, perbankan & asuransi, manufaktur, mining, listrik, transportasi, jasa, pariwisata.

Dengan 4 pilihan profesi sebagai:

1. Tenaga professional bidang Teknik Industri

Lulusan program studi S1 Teknik Industri dapat bekerja sebagai tenaga profesional di berbagai sektor, karena objek kajian yang dibahas adalah pada sistem terintegrasi (meliputi manusia, material, peralatan, energi dan informasi) yang tersedia di berbagai sektor industri antara lain industri teknologi informasi dan komunikasi, perbankan & asuransi, manufaktur, mining, listrik, jasa, dan pariwisata. Pada sektor-sektor tersebut kompetensi lulusan program studi S1 Teknik Industri ITTelkom Surabaya dibutuhkan sebagai analis sistem dalam perusahaan, manager, procurement, penjadwalan produksi, quality control, maupun turut serta berperan dalam divisi pengembangan produk, dan menyusun rancangan rantai pasok dari hulu ke hilir. Dengan keunggulan di bidang IT dan kekhasan dalam sektor kemaritiman, logistik, dan transportasi, lulusan S1 Teknik Industri memiliki bekal dan peluang yang tinggi untuk terjun dalam ketiga sektor tersebut.

 

2. Peneliti dan akademisi

Lulusan S1 teknik industri yang ingin berkiprah di bidang Penelitian dapat bergabung dengan Lembaga atau riset yang ada seperti: LIPI, BPPT, Pusat-pusat Penjaminan Mutu, dll. Sedangkan lulusan yang ingin berkarir di bidang akademik murni dapat berkiprah sebagai dosen dengan melanjutkan pendidikannya hingga kejenjang master (S2) atau doctor (S3) di rumpun pendidikan yang linear. Lulusan yang gemar di bidang penelitian praktis, dapat bekerja sebagai konsultan atau peneliti pada bagian R&D di perusahaan seperti: analis system produksi, analis system kerja, analis proses bisnis, analis control kualitas, dll.

 

3. Wirausahawan

Lulusan S1 Teknik Industri akan mempunyai bekal yang lengkap untuk mengawali profesi sebagai wirausahawan. Mata kuliah yang diberikan selama perkuliahan, seperti kewirausahaan, analisis biaya, ekonomi teknik, manajemen organisasi, perencanaan dan pengedalian produksi, hingga analisa perancangan industry dapat menjadi bekal teknis untuk lulusan S1 Teknik Industri untuk mengelola sebuah usaha. Selain itu, dengan dukungan Telkom Group yang mempunyai basis ICT kuat, mahasiswa juga didorong untuk melahirkan start-up baru guna menjawab tantangan perubahan.

 

4. Business consultant

Lulusan S1 Teknik Industri mempunyai kompetensi yang sangat memadai dalam merencanakan dan merancang suatu usaha bisnis. Mulai dari mengidentifikasi kebutuhan pasar, merencanakan keuangan, mempersiapkan sumber daya manusia, mempersiapkan peralatan dan mesin, merencanakan produk dan jasa yang akan dijual ke pasar, system informasi yang digunakan, serta metode pemasaran yang akan digunakan. Kemampuan lulusan Teknik Industri adalah mengintegrasi berbagai macam system atau aktivitas yang ada dalam suatu bisnis. Selain itu kajian keilmuan Teknik Industri dikenal tidak hanya mempelajari aspek keteknikan (engineering) saja, namun juga aspek manajemen. Dengan bekal kemampuan tersebut, maka lulusan S1 Teknik Industri mampu menjadi konsultan bisnis bagi para pengusaha atau manajer bagi suatu perusahaan.