General Information

About Industrial Engineering

Program Studi Teknik Industri, di Institut Teknologi Telkom Surabaya berfokus pada perancangan, perbaikan/peningkatan, serta pemasangan sistem terintegrasi. Adapun sistem teintegrasi yang dimaksud adalah sistem yang terdiri dari manusia, mesin/peralatan, material, informasi, dan energi. Karena obyek yang dikaji adalah sistem, maka Teknik Industri dikenal sebagai jurusan multidisiplin. Di dalamnya melibatkan ilmu-ilmu matematik dan sains (sebagai dasar dari keilmuan engineering) dan ilmu-ilmu sosial (seperti manajemen dan ekonomi).

Ciri khas dari Prodi Teknik Industri, Institut Teknologi Telkom Surabaya dibandingkan dengan prodi sejenis dari kampus lain adalah penguatan di bidang ICT (karena di bawah Telkom), serta pengaplikasian secara lebih luas di bidang industri kemaritiman. Di samping itu, pengetahuan tentang logistik dan transportasi adalah salah satu inti dari kajian keilmuan Teknik Industri, sehingga keberadaan prodi Teknik Industri sangat vital dalam mendukung visi dari insitut Teknologi Telkom Surabaya yang berfokus ke aplikasi bidang maritim, transportasi, dan logistik.

Fields Studied

Bidang yang akan dipelajari di Prodi Tenik Industri

Work Design & Measurement

Operations Research & Analysis

Engineering Economic Analysis

Facilities Engineering & Energy Management

Quality & Reliability Engineering

Ergonomics & Human Factors

Operations Engineering & Management

Supply Chain Management

Engineering Management

Safety

Information Engineering

Design & Manufacturing Engineering

Product Design & Development

System Design & Engineering

History & Decree

Jurusan Teknik Industri sudah ada sejak berdirinya Institut Teknologi Telkom Surabaya, berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi no. 733 / KPT / I / 2018.

Program Studi S1 Teknik Industri, ITTelkom Surabaya pada saat awal pendirian (tahun 2018) memiliki 7 dosen institusi, dengan jumlah dosen bergelar doktor sebanyak 1 orang. Saat ini semua dosen telah memiliki jabatan fungsional (Asisten Ahli dan Lektor) dan sebagian dosen sudah memiliki sertifikasi keahlian. Pada tahun 2018, jumlah mahasiswa aktif Program Studi S1 Teknik Industri sebanyak 19 orang. Pada tahun 2019, jumlah mahasiswa aktif sebanyak 71 orang dan pada tahun 2020 jumlah mahasiswa aktif sebanyak 184 orang.

7

Lecturer

184

Student

TERAKREDITASI BAIK

Saat ini Program Studi S1 Teknik Industri ITTelkom Surabaya telah meraih status “Terakreditasi Baik” melalui SK BAN-PT Nomor: 5486/SK/BAN-PT/AK-PKP/ S/IX/2020.

Graduate Information

Gelar dan Profil Lulusan Program Studi Teknik Industri

Gelar Sarjana

Setelah lulus dan menyelesaikan Program studi Teknik Industri , mahasiswa akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T.)

Profil Lulusan

Profil lulusan dari program studi Teknik Industri diantaranya adalah Tenaga Profesional bidang Teknik Industri, Peneliti atau Studi Lanjut dan Entrepreneur.

Learning Outcomes

Lulusan Program Studi Teknik Industri akan memiliki
kemampuan berikut setelah mengikuti  program sarjana ini :

CPL 1CPL 2CPL 3CPL 4CPL 5CPL 6CPL 7CPL 8CPL 9CPL 10CPL 11CPL 12CPL 13CPL 14

Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsip-prinsip rekayasa (engineering fundamentals), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem terintegrasi

  1. Memiliki ketrampilan dalam memanfaatkan hukum-hukum mekanika dalam masalah fisik
  2. Memiliki ketrampilan dalam memanfaatkan azas dan metode dalam  elektromagnetika untuk menjelaskan masalah fisik
  3. Memiliki ketrampilan dalam melakukan percobaan secara ilmiah untuk menjelaskan fenomena fisik
  4. Memahami konsep sistem bilangan real
  5. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode pertaksamaan, fungsi dan limit untuk menyelesaikan masalah
  6. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode turunan dan integral untuk menyelesaikan masalah
  7. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode fungsi transenden dan teknik pengintegralan untuk menyelesaikan masalah
  8. Memahami konsep bentuk tak tentu dan integral tak wajar
  9. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode deret tak terhingga untuk menyelesaikan masalah
  10. Memahami konsep geometri di bidang dan ruang
  11. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode turunan di Rn untuk menyelesaikan masalah
  12. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode integral lipat dua untuk menyelesaikan masalah
  13. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode persamaan diferensial biasa untuk menyelesaikan masalah
  14. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode vektor di bidang dan ruang untuk menyelesaikan masalah
  15. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode transformasi linier
  16. Memahami konsep-konsep dasar yang diperlukan untuk mempelajari bidang optimisasi
  17. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode penghampiran nilai fungsi untuk menyelesaikan masalah
  18. Memahami konsep serta trampil dalam memakai rumus dan metode maksimasi dan minimasi untuk menyelesaikan masalah
  19. Mampu menenetukan gaya-gaya dan kesetimbangan yang terjadi serta menghitung besarnya yang terjadi pada pembebanan suatu batang
  20. Mampu menghitung momen gaya yang terjadi
  21. Memahami pemanfaatan dasar-dasar mekanika teknik untuk melakukan perancangan
  22. Mampu melakukan pengukuran geometris suatu produk untuk keperluan pembuatan gambar teknik
  23. Memahami konsep toleransi 
  24. Mampu membaca gambar teknik suatu produk untuk keperluan selanjutnya dalam lingkup teknik industri seperti pengendalian mutu dan perencanaan proses
  25. Mampu membuat gambar teknik suatu produk
  26. Mampu membuat Bill of Material dari gambar teknik suatu produk yang diberikan
  27. Memahami jenis-jenis dan karakteristik dasar material (logam, polimer, dll) yang dapat dipakai dalam proses produksi 
  28. Memahami standard-standard pengkodean material teknik seperti ASTM, JIS, dan SII
  29. Memahami prosedur pengujian bahan serta maksud dan tujuan dari pengujian tersebut
  30. Mampu membuat diagram alir dari suatu algoritma penyelesaian masalah tertentu
  31. Mampu membuat program komputer dengan bahasa pemrograman tertentu untuk merealisasikan algoritma-algoritma penyelesaian masalah tertentu

Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi (meliputi manusia, material, peralatan, energi, dan informasi)

  1. Mampu melakukan proses estimasi yang dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah perancangan, perbaikan, pemasangan dan pengoperasian sistem terintegrasi
  2. Mampu melakukan uji hipotesis yang dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah perancangan, perbaikan, pemasangan dan pengoperasian sistem terintegrasi
  3. Mampu melakukan analisis variansi untuk menyelesaikan masalah perancangan, perbaikan, pemasangan dan pengoperasian sistem terintegrasi
  4. Mampu melakukan analisis regresi untuk menyelesaikan masalah perancangan, perbaikan, pemasangan dan pengoperasian sistem terintegrasi
  5. Mampu menyelesaikan persoalan programa linier yang diformulasikan dengan metode simpleks, metode Big-M dan metode dua fasa
  6. Mampu menganalisis hasil-hasil pemecahan formulasi programa linier dengan teori dualitas dan analisis sensitivitas 
  7. Mampu menyelesaikan persoalan transportasi, transhipment, dan penugasan dengan memakai metode pencarian solusi yang sesuai
  8. Mampu mencari solusi dari formulasi model jaringan dengan metode network simpleks dan melakukan analisis atas solusi yang dihasilkan
  9. Mampu mencari solusi dari formulasi model programa dinamis dan melakukan analisis atas solusi yang dihasilkan
  10. Mampu mencari solusi dari formulasi model markov dan melakukan analisis atas soulusi yang dihasilkan
  11. Mampu mencari solusi dari formulasi model antrian dan melakukan analisis atas solusi yang dihasilkan
  12. Mampu mencari solusi dari formulasi model game (permainan) dan melakukan analisis atas solusi yang dihasilkan
  13. Memahami jenis-jenis proses pembentukan material, pemesinan, dan finishing beserta karakteristik dan pemakaiannya dalam industri manufaktur
  14. Mampu membuat rencana proses untuk suatu produk tertentu yang diberikan
  15. Menjalankan rencana proses yang dibuat pada benda kerja nyata dengan proses machining

Mampu mengidentifikasi, memformulasikan dan menganalisis masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi berdasarkan pendekatan analitik, komputasional atau eksperimental

  1. Mampu menformulasikan masalah-masalah yang bersifat deterministik ke dalam formulasi model programa linier dan turunannya seperti model transportasi, transhipment, dan penugasan.
  2. Mampu memodelkan persoalan-persoalan yang bersifat stokastik ke dalam formulasi analisis jaringan, programa dinamis, analisis markov, teori antrian dan teori permainan (game theory)
  3. Mampu membuat formulasi model simulasi dari masalah sistem terintegrasi yang diberikan
  4. Mampu mengenali gejala-gejala masalah dan merumusakan masalah perancangan atau perbaikan sistem terintegrasi nyata

Mampu merumuskan solusi untuk masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration)

  1. Mampu merancang percobaan dan analisis dari model simulasi yang dikembangkan untuk menyusun solusi yang tepat bagi permasalahan yang dihadapi
  2. Mampu mengembangkan metodologi pemecahan masalah secara ilmiah dari masalah yang dirumuskannya
  3. Mampu menjalankan usulan metodologi pemecahan masalah serta merumuskan rencana implementasi solusi yang diperoleh
  1. Memahami proses perancangan sebagai ciri dasar dari disiplin engineering
  2. Memahami pengertian, ruang lingkup, permasalahan dan profesi teknik industri
  3. Memahami pendekatan-pendekatan teknik industri dalam menyelesaikan masalah
  4. Memahami konsep kerja, sistem kerja dan perannya dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas
  5. Mampu memakai alat ukur anthropometri untuk mengukur anggota tubuh manusia dalam posisi kerja duduk dan berdiri
  6. Mampu menjalankan prosedur pengamatan kerja untuk keperluan pengukuran kerja (waktu dan fisiologis) 
  7. Mampu melakukan perhitungan biomekanika untuk kerja dalam suatu stasiun kerja 
  8. Mampu mengukur performansi fisiologis suatu pelaksanaan pekerjaan
  9. Mampu memperkirakan aspek mental suatu pekerjaan
  10. Memahami konsep-konsep dasar perancangan sistem kerja dan ergonomi
  11. Memahami pengukuran waktu baku
  12. Mampu menganalisis permintaan dan membuat ramalan permintaan untuk keperluan perencanaan produksi
  13. Mampu membuat Jadwal Induk Produksi
  14. Mampu membuat rencana kebutuhan material dan kapasitas
  15. Mampu membuat jadwal operasi dan pengendalian lantai pabrik
  16. Mampu membuat lintasan perakitan
  17. Mampu menggunakan sistem tarik dan menentukan jumlah kanban
  18. Mampu membuat jadwal kegiatan produksi dengan pendekatan manajemen proyek
  19. Mampu menentukan bottle neck dan menggunakan pendekatan Theory of Constraints
  20. Mampu membuat distribution requirement planning
  21. Mampu menentukan karakteristik mutu dari suatu produk
  22. Mampu menentukan teknik-teknik pengendalian proses secara statistik yang diperlukan untuk mengendalikan mutu suatu produk
  23. Mampu menentukan skema sampling penerimaan
  24. Memahami konsep dasar perbaikan mutu melalui perancangan
  25. Memahami konsep sistem, pendekatan sistem, model dan pemodelan sistem
  26. Mampu menformulasikan masalah dan membuat karakterisasinya
  27. Mampu menformulasikan model dari masalah yang dirumuskan
  28. Mampu merumuskan langkah-langkah pencarian solusi serta analisis dari formulasi model yang dibentuk
  29. Memahami siklus manajemen dan perannya dalam pengoperasian sistem terintegrasi atau perusahaan
  30. Memahami konsep dasar pengorganisasian suatu perusahaan
  31. Mampu membaca laporan keuangan dan mengidentifikasi, menentukan alokasi dan melakukan kalkulasi biaya untuk perencanaan dan pengendalian
  32. Memahami pengetahuan dasar dan memiliki keterampilan konsep pengambilan keputusan dalam pemilihan alternatif rancangan teknis (rencana investasi) berdasarkan pertimbangan ekonomis
  1. Mampu merancang stasiun kerja dan lingkungan kerja sesuai dengan kaidah-kaidah perancangan sistem kerja dan ergonomi
  2. Mampu menggunakan prinsip-prinsip ergonomi untuk mengevaluasi rancangan suatu produk
  3. Mampu menggunakan prinsip-prinsip biomekanika untuk merancang produk dan sistem kerja
  4. Mampu membuat rancangan lintas perakitan serta melakukan evaluasi performansinya
  5. Membuat pekiraan penjualan dan menyusun jadwal produksi induk
  6. Membuat rencana kebutuhan material dan pengendaliannya
  7. Mampu membuat rancangan organisasi sesuai sistem prosedur yang dikembangkan
  8. Mampu merancang tata letak fasilitas untuk produksi maupun non produksi untuk suatu produk dengan ukuran kapasitas yang telah ditentukan
  9. Mampu memodelkan dan merancang proses bisnis dalam suatu sistem terintegrasi dan rancangan basis data
  10. Mampu membuat sistem informasi sederhana dari proses bisnis yang dirancang
  11. Mampu melakukan evaluasi terhadap kelayakan ekonomis suatu rencana investasi atau rancangan perusahaan  dengan metode-metode ekonomi teknik
  1. Mampu menentukan variabel-variabel dan parameter-parameter serta relasinya dalam suatu persoalan sistem terintegrasi 
  2. Mampu menentukan metode penelitian yang sesuai untuk menyelesaikan masalah keteknik-industrian
  3. Mampu melakukan pengumpulan data dengan metode sampling yang tepat
  4. Mampu melakukan pengolahan dan analisis data dengan teknik statistik yang sesuai
  5. Mampu merancang dan menjalankan eksperimen untuk menyelesaikan masalah keteknik-industrian
  6. Mampu membuat rencana implementasi solusi dari hasil penelitian yang dilakukan
  1. Menggunakan perangkat lunak untuk presentasi
  2. Mengikuti perkembangan teknologi terkait dengan keteknik-industrian seperti teknologi manufaktur maju, pemakaian teknologi informasi untuk mengelola perusahaan, green manufacturing, dll.
  1. Memahami dan mampu menjelaskan proses terjadinya pertukaran dan konsumsi barang dan jasa serta konteksnya dalam operasi perusahaan sebagai salah satu bentuk sistem terintegrasi 
  2. Mampu menjelaskan konsep-konsep ekonomi mikro dan makro dan kaitannya dengan pengembangan industri
  3. Memahami perilaku manusia dalam suatu organisasi industri 
  4. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip psikologi untuk dimanfaatkan dalam perancangan, perbaikan dan pemasangan sistem terintegrasi
  5. Memahami aspek lingkungan fisik yang dipengaruhi oleh rancangan sistem integrasi
  1. Mampu membuat program simulasi komputer untuk menyelesaikan masalah yang diberikan
  2. Menggunakan perangkat lunak spreadsheet
  3. Menggunakan perangkat lunak statistik
  4. Menggunakan perangkat lunak untuk optimisasi
  5. Membuat basis data sederhana
  1. Mampu membuat laporan hasil perancangan dan perbaikan sistem terintegrasi sesuai ketentuan dokumentasi dan penulisan baku
  2. Mampu menyampaikan hasil-hasil perancangan dan perbaikan dalam presentasi yang baik
  1. Mampu menggunakan standard-standard yang berlaku dalam profesi teknik industri
  2. Memahami kode etik profesi insinyur Indonesia
  3. Mengenali isu-isu etikal dalam praktek keprofesian teknik industri
  1. Mampu mengenali kebutuhan, dan mengelola pembelajaran diri seumur hidup
  1. Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya
  2. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya
  3. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan 
  4. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri

Kekhasan

Penguatan di bidang ICT, serta pengaplikasian secara lebih luas di bidang industri kemaritiman